Minggu, 26 Februari 2012

Mengenali Darjat Cinta


Mengenali Darjat Cinta

oleh Strawberry pada 23 Februari 2012 pukul 19:21 ·
Bagaimanakah agaknya sifat CINTA?

Cinta letaknya di dalam jiwa. Dan jiwa manusia itu tunggang terbalik gayanya. Sebab itu ia dinamakan Qalb. Justeru, Cinta sifatnya berubah-ubah. Sebab itu perlu diletakkan ‘pemberat’ yang kukuh untuk menjaganya.
Oleh itu kita perlulah meletakkan Allah sebagai pemberatnya, supaya dapat membuahkan cinta-cinta yang lain.

Darjat-Darjat Cinta

1. Cinta Agung.

Seorang mu’min, di dalam jiwanya tak akan ada yang lebih tinggi daripada AllahSWT, mentaati-Nya, menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Ini cinta yang agung di sisi Islam. Tiada yang akan mampu menandingi kelebihan cinta ini.

“Katakanlah (wahai Muhammad): “Jika bapa-bapa kamu, dan anak-anak kamu, dan saudara-saudara kamu, dan isteri-isteri (atau suami-suami) kamu, dan kaum keluarga kamu, dan harta benda yang kamu usahakan, dan perniagaan yang kamu bimbang akan merosot, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, (jika semuanya itu) menjadi perkara-perkara yang kamu cintai lebih daripada Allah dan RasulNya dan (daripada) berjihad untuk agamaNya, maka tunggulah sehingga Allah mendatangkan keputusanNya (azab siksaNya); kerana Allah tidak akan memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik (durhaka).” - Surah At-Taubah ayat 24.

Cinta yang agung inilah yang akan membuahkan cinta kepada Rasulullah SAW. Hanya dengan mendalami cinta agung ini, barulah kita akan mampu memahami dan mencintai Rasulullah SAW sebenar-benar percintaan.

Sebagaimana seorang perempuan selepas peperangan Uhud, tidak terkejut mahupun bersedih dengan kematian sanak saudaranya. Tetapi dia risaukan keadaan Rasulullah SAW.

Bila dikatakan Rasulullah SAW baik-baik sahaja, dia tidak puas. Dia bergerak mencari dan bertemu Rasulullah SAW. Ketika bertemu Rasulullah SAW, dia berkata:

“Ya Rasulullah, segala musibah menjadi kecil apabila melihat engkau dalam keadaan baik”

Sungguh indah cinta ini.
.

2. Cinta pertengahan
Cinta ini adalah yang biasa dihidapi oleh semua manusia. Cinta sesama insan, cinta kepada keluarga, cinta kepada sahabat-sahabat dan sebagainya.

Cinta ini, jika tidak dibina atas Cinta Agung tadi, maka ia akan jatuh ke tahap cinta yang hina. Sebab itu, cinta pertengahan ini perlu kita mulakan dahulu dengan Cinta yang Agung tadi.

Biar cinta kita kepada pasangan kita hanya kerana Allah, cinta kita kepada insan lain adalah kerana Allah, kepada keluarga kerana Allah, kepada sahabat-sahabat kerana Allah. Di sini akan menjadi penggerak kepada kekuatan dalaman dan ikatan yang utuh dalam hubungan.

Yang menjadikan hubungan ini menarik apabila dibina atas Cinta Agung, adalah hubungan ini akan menembusi Syurga merentasi neraka.

Namun, jika tidak dibina atas Cinta Agung, hubungan ini hanyalah sia-sia dan tidak mendapat apa-apa. Gembira-gembira sebentar di atas dunia yang fana, di akhirat merana selama-lama.
.

3. Cinta Hina

Apakah cinta yang hina? Itulah dia cinta kepada taghut dan kesesatan. Memang mungkin kalau dikatakan begini, tiada yang akan menyatakan dirinya jatuh ke tahap cinta hina.

Tetapi hakikatnya, melanggar perintah Allah SWT, tidak mengambil hukumnya sebagai aturan kehidupan, melakukan apa yang Allah larang, itu semua sudah termasuk ke dalam cinta kepada taghut dan kesesatan.

Tambah hina apabila di dalam jiwa kita ada rasa ‘cinta’ dengan maksiat dan keingkaran. Cinta inilah yang akan menyeret Cinta Pertengahan kepada kerosakan.

Lihatlah dalam kehidupan kita hari ini. Pandang sekeliling kita. Lihat di dalam kaca TV. Bagaimana masyarakat kita memahami cinta. Allah diletak tepi, pesanan Rasulullah SAW tidak diendahkan lagi. Maka rosaklah keimanannya, memudahkan syaitan menyeluk ke dalam jiwanya.

Cinta sememangnya fitrah. Ia seperti makan. Makan adalah fitrah, namun ia perlu dikawal, jika tidak ia akan mendatangkan pelbagai penyakit. Begitu jugalah cinta.

“Jika benar cinta itu kerana ALLAH, maka biarkanlah ia mengalir mengikut aliran ALLAH kerana hakikatnya ia berhulu dari ALLAH maka ia pun berhilir hanya kepada ALLAH, kerana hati ini begitu mudah untuk dibolak-balikkan, serahkan rasa yang tiada sanggup dijadikan halal itu pada Yang memberi dan memilikiNYA, biarkan DIA yg mengatur semuanya hingga keindahan itu datang pada waktunya..”

Sabtu, 11 Februari 2012

Jatuh Cinta

Jatuh Cinta
Category : Love
I. Definisi:

Sebuah perasaan dalam hati yang tidak dapat dilukiskan tentang seseorang dengan harapan dapat memiliki, ingin membahagiakan dan tidak ingin terpisah.
Josh Mc Dowell menyebut:
"Cinta sebagai sesuatu yang diharapkan semua orang. Tanpa cinta manusia tidak sempurna. Kehilangan cinta manusia akan menjadi putus asa".

II. Jenis-jenis cinta:

True love:
Cinta yang memberi dampak positif dalam kehidupan seseorang; dia merasa berharga, dia lebih semangat dalam berkarier; mendorong untuk memiliki masa depan yang berkemenangan.
True love selalu berakhir dengan kebahagiaan.

False love:
Cinta yang memberi dampak negatif dalam kehidupan seseorang; dia tidak maju, berkembang dalam dosa (seperti menjadi penipu, pembohong, berzinah karena cinta, malas belajar).
False love selalu berakhir dengan kehancuran.

Captive love:
Cinta yang membelenggu seseorang, sehingga tidak ada hal lain yang dipikirkan dan dikerjakan kecuali cinta. Akhir dari cinta ini biasanya kekecewaan.

III. Penyebab tidak mendapatkan true love:

Ketidakmengertian tentang arti cinta yang sesungguhnya:
Banyak yang menghubungkan cinta sebagai kesenangan sesaat atau daya tarik sexual yang menggiurkan.


Ketidaksadaran akan tanggung jawab dalam cinta:
Cinta bukan hanya "saya tertarik dan saya ingin mendapatkannya". Namun cinta adalah "tanggung jawab".
Tanggung jawab disini membutuhkan kedewasaan dan visi hidup yang jelas, apa setelah jatuh cinta ini.
(Berarti ketertarikan tidak boleh selalu dihubungkan dengan jatuh cinta).


Terlalu tertipu dengan romantika dan pengalaman sexual:
Televisi dan majalah serta buku-buku menggambarkan jatuh cinta sebagai pengalaman romantis yang membawa pada pengalaman sexual, mulai dari yang ringan seperti pelukan, ciuman, hingga yang berat seperti hubungan sex. Namun hal tersebut adalah menyesatkan karena romantika dan sex adalah pengikat perkawinan dan bukanlah bumbu cinta.


Tidak menghubungkan cinta dengan penciptanya:
Banyak orang muda justru menjadikan cinta sebagai sesuatu yang tidak boleh dihubungkan dengan kerohanian. Ini salah besar. Justru orang yang jatuh cinta harus berdoa dengan benar apakah ini kehendak Tuhan, ataukah hanya gejala ketertarikan kepada lawan jenis sebagai konsekuensi gejolak kemudaan.

IV. Hal-hal mendasar tentang cinta:

Kedewasaan:
Kedewasaan adalah syarat mutlak untuk jatuh cinta.Jatuh cinta tanpa kedewasaan akan membawa kita pada penipuan dan kehancuran.

Tanggung jawab:
Tanggung jawab membawa cinta pada ikatan yang kuat, tanpa tanggung jawab cinta hanyalah sebuah permainan.

Kesediaan berkorban:
Cinta tanpa kesiapan untuk berkorban hanyalah menjadi pemaksaan kehendak dan penjajahan.

Kesabaran:
Kesabaran adalah hal penting dalam jatuh cinta, tanpa kesabaran kita hanya akan dipermainkan oleh perasaan diri, dan berakhir pada kegagalan.

Kesetiaan:
Orang yang siap jatuh cinta adalah orang yang menyadari tiap-tiap orang memiliki kekurangan,
namun… saya mendapat orang yang cocok dengan saya yaitu orang yang Tuhan sediakan buat saya.
Jangan mudah berpindah-pindah cinta.

V. Bagaimana mendapat cinta yang sejati:

Dimulai dengan doa.

Gunakan akal sehat.

Biarkan proses waktu berjalan.

Prinsip-prinsip Firman Tuhan dipertahankan.

Hadapi masalah dan selesaikan.

Mohon konfirmasi dari orang lain yang lebih dewasa dan dari Roh Kudus.

VI. Pandangan Alkitab tentang cinta yang sejati:

Kasih sejati hanya dalam Yesus Kristus:
Yoh. 3:16 : Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.


Jangan bangkitkan cinta sebelum waktunya:
Kidung Ag. 8:6-7 : Taruhlah aku seperti materai pada hatimu, seperti materai pada lenganmu,
karena cinta kuat seperti maut, kegairahan gigih seperti dunia orang mati, nyalanya adalah nyala api,
seperti nyala api Tuhan! Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta, sungai-sungai tak dapat menghanyutkannya.
Sekalipun orang memberi segala harta benda rumahnya untuk cinta, namun pasti ia akan dihina.
Optional: Kidung Ag. 2:7 : Kusumpahi kamu, puteri-puteri Yerusalem, demi kijang-kijang atau demi rusa-rusa betina di padang;
jangan kamu membangkitkan dan menggerakkan cinta sebelum diingininya!


Orang jatuh cinta harus hati-hati.
2 Samuel 13:1-6 : Sesudah itu terjadilah yang berikut. Absalom bin Daud mempunyai adik perempuan yang cantik, namanya Tamar; dan Amnon bin Daud jatuh cinta kepadanya. Hati Amnon sangat tergoda, sehingga ia jatuh sakit karena Tamar, saudaranya itu, sebab anak perempuan itu masih perawan dan menurut anggapan Amnon mustahil untuk melakukan sesuatu terhadap dia. Amnon mempunyai seorang sahabat bernama Yonadab, anak Simea kakak Daud. Yonadab itu seorang yang sangat cerdik. Katanya kepada Amnon: "Hai anak raja, mengapa engkau demikian merana setiap pagi? Tidakkah lebih baik engkau memberitahukannya kepadaku?" Kata Amnon kepdanya: Aku cinta kepada Tamar, adik perempuan Absalom, saudaraku itu". Lalu berkatalah Yonadab kepadanya: "Berbaringlah di tempat tidurmu dan berbuat pura-pura sakit. Apabila ayahmu datang menengok engkau, maka haruslah engkau berkata kepadanya: Izinkanlah adikku Tamar datang memberi aku makan. Apabila ia menyediakan makanan di depan mataku, sehingga aku dapat melihatnya, maka aku akan memakannya dari tangannya." Sesudah itu berbaringlah Amnon dan berbuat pura-pura sakit. Ketika raja datang menengok dia, berkatalah Amnon kepada raja: "Izinkanlah adikku Tamar datang membuat barang dua kue di depan mataku, supaya aku memakannya dari tangannya".


Cinta harus tegas:
Yoh. 2:17 : Maka teringatlah murid-muridNya, bahwa ada tertulis: "Cinta untuk rumahMu menghanguskan aku".


Cinta adalah tanggung jawab:
Yoh. 21:15: Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?" Jawab Petrus kepadaNya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau". Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-dombaKu".

VII. Bagaimana jatuh cinta dengan benar:

Sadari Tuhan ingin kita jatuh cinta; hanya:
a. Pada saat yang tepat.
b. Dengan orang yang tepat.
c. Dengan cara yang tepat.


Komunikasikan dengan Tuhan setiap kali perasaan jatuh cinta muncul: "Jika ini dari Tuhan biarlah tetap teguh, namun jika bukan dari Tuhan biarlah lalu".


Perhatikan prinsip firman Tuhan:
a. 2 Kor. 6:14 : Gelap tidak dapat bersatu dengan terang. (Harus dengan orang yang seiman)
b. 1 Kor. 10:23 : Harus saling membangun. (Bukan sekedar boleh atau tidak boleh)
c. Kej. 2:18 : Harus yang sepadan. (Bisa saling menutupi kekurangan/kelemahan)

Ingat, senang tidak harus berarti jatuh cinta.

Cinta yang sejati dapat dikendalikan; yang tidak dapat dikendalikan adalah hawa nafsu.

Renungan Cinta

Kadangkala cinta itu tidak harus diungkapkan dengan kata-kata. Adakalanya cinta itu tumbuh di hati seseorang, malahan orang tersebut menyimpannya dalam-dalam. Hal itu ia lakukan tak lain demi menjaga kesucuian sebuah cinta itu sendiri. Cinta itu memang murni, tak seorang pun yang bisa menentang jika cinta itu datang. Cinta tidak memandang usia, status dan keadaan. Cinta juga tidak menuntut harus memiliki. Seseorang yang merasakan cinta akan senang apabila ia bisa selalu bertemu dengan orang yang dicintai.

Cinta adalah anugerah Tuhan yang perlu disyukuri. dunia tidak akan menjadi lebih indah jika tidak ada ruang untuk cinta. Mencintai dan dicintai meski kadangkala hubungan kita dengan pasangan menyebabkan stress. yang terjadi justru sebaliknya, tanpa cinta, Stress kita akan berkali lipat. Cinta adalah dorongan yang lebih kuat daripada apapun.Cinta tidak kasat mata tidak dapat dilihat atau diukur tetapi cukup kuat untuk mengubah anda dalam sekejap. Cinta tidak Buta justru sebaliknya orang yang mengalaminya yang BUTA karena dia salah menempatkan cinta ditempat yang salah.

mencintai adalah sesuatu yang indah yang telah dianugrahkan Tuhan didalam kehidupan kita. mekipun disaat kita mencintai seseorang namun balasan yang kita dapat adalah sebuah rasa sakit. jangan menyerah atau dendam karena cinta yang kamu miliki adalah cinta yang tulus

Cinta akan sangat berharga bila kita memberinya kepada orang yang menghargai akan cinta kita

Janganlah engkau mencinta seperti air Hujan yang akan dapat mereda sewaktu-waktu Tapi hendaklah engkau mencinta seperti Aliran air sungai yang membutuhkan waktu yang lama untuk menyurutkannya.mencintai bukan berarti memiliki tetapi alangkah indahnya kalau kita dapat melakukan sesuatu yang berkesan untk org yg kita cintai

cinta adalah anugrah yang diberikan oleh yang maha kuasa kepada setiap insan yang saling menyayangi.cinta tak dapat dipaksakan tetapi cinta dapat dirasakan.cinta memang indah tapi tidak semua yang indah itu adalah cinta.mungkin awal dari cinta adalah kebahagiaan dan keindahan tapi semua itu diakhiri dengan kesedihan dan penderitaan.jatuh cinta itu mudah tetapi untuk melupakan cinta itu sangat sulit.